acara     October 19, 2020

Penandatanganan Perjanjian Pinjaman PEN Daerah dengan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai

Kabupaten Pulau Morotai harus melakukan realokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (“APBD”) untuk menangani pandemi Covid-19 di Kabupaten Morotai. Hal ini membuat Pemerintah Kabupaten (“Pemkab”) mengajukan proposal pinjaman untuk menjaga kesinambungan pembangunan proyek infrastruktur yang telah direncanakan.

Proposal Pinjaman senilai Rp200 miliar ini disetujui dan ditindaklanjuti melalui kegiatan Penandatanganan Perjanjian Pinjaman PEN Daerah oleh Direktur Utama PT SMI, Edwin Syahruzad dan juga Bupati Pulau Morotai, Benny Laos, yang dilakukan di kantor PT SMI (16/10). Dengan adanya pinjaman ini, Pemkab akan kembali membangun sektor infrastruktur prioritas di Kabupaten setempat, yaitu infrastruktur pariwisata, transportasi, informatika, kesehatan, pendidikan, sarana olahraga, jalan dan jembatan, pasar, serta sumber daya air.

Proposal pinjaman yang disetujui ini sebelumnya telah di evaluasi bersama Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan – Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri. Pinjaman PEN Daerah ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara tepat sasaran sehingga memberikan dampak bagi masyarakat di Kabupaten Pulau Morotai.

Related Posts