berita     June 25, 2020

Dua BUMN Galang Dana US$ 2 Miliar

Dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengincar dana dari luar negeri hingga US$ 2 miliar. Secara rinci, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) membidik dana US$ 1,5 miliar dari penawaran surat utang global (global bond), sedangkan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menjajaki pinjaman sindikasi hingga US$ 500 juta.

Direktur Sarana Multi Infrastruktur Mohammad Ghozie Indra Dalel mengatakan, pihaknya telah menunjukan mandated lead arrangers and bookrunners (MLAB) untuk menangani pencarian pinjaman. Para MLAB tersebut adalah Bank of China, CTBC, MUFG, Standard Chartered Bank, dan UOB. Pinjaman tersebut akan bertenor tiga tahun dan digunakan untuk mendukung aktifitas pembiayaan infrastruktur sesuai mandat SMI.

“SMI sudah memberikan mandate letter kepada lima MLAB, dan target penandatanganan perjanjian pinjaman sindikasi adalah September 2020,” jelas Mohammad Ghozie kepada Investor Daily, Rabu (24/6).

SMI adalah BUMN yang merupakan special mission vehicles (SMV) di bawah Kementerian Keuangan yang memiliki bisnis pembiayaan untuk proyek-proyek infrastruktur. Hingga akhir 2019, SMI tercatat memiliki aset Rp 75,82 triliun, dengan liabilitas Rp 35,96 triliun dan ekuitas Rp 36,85 triliun.

SMI juga tercatat sebagai emiten obligasi, yang dalam waktu dekat akan membagikan dividen tunai Rp 500 miliar atau setara 29% dari laba bersih perseroan tahun lalu.

Sumber: investor.id

Related Posts