siaran-pers     April 28, 2020

IDFC Menghimpun Upaya Kolektif dalam Menanggapi Dampak Covid-19: International Development Finance Club Mengatasi Dampak Covid-19 dengan Meningkatkan Upaya dalam Mewujudkan Pembangunan Ekonomi yang Lebih Kuat Bagi Manusia dan Planet Bumi

Paris, Prancis, 21 April 2020 – Ketika dunia menghadapi krisis pandemik COVID-19, International Development Finance Club (IDFC) yang merupakan jaringan bank pembangunan nasional dan regional terkemuka, mengumumkan kepada publik terkait komitmennya dalam merespon krisis ini melalui pengalaman dan kompetensi para anggotanya. Anggota-anggota IDFC secara aktif merespons situasi ini dengan serangkaian tindakan yang komprehensif dalam rangka pemulihan ekonomi dan keuangan yang berkelanjutan dan inklusif. Semua inisiatif tersebut dilampirkan pada siaran pers ini dan akan diperbarui di situs web IDFC.

 

Dalam rangka mengatasi krisis COVID-19, para anggota IDFC telah memobilisasi instrumen dan kapasitas keuangan mereka.

Saat ini bank pembangunan publik di dunia dalam proses mengerahkan upaya mereka menanggapi krisis COVID-19, baik itu bank pembangunan nasional yang mendukung Pemerintah dalam mengimplementasikan protokol darurat dalam pemulihan kondisi ekonomi nasional, bank pembangunan daerah yang berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dalam memperkuat fundamental perekonomian daerah, atau bank pembangunan internasional berkolaborasi dengan negara-negara mitra dalam rangka pemulihan ekonomi.

Anggota-anggota IDFC secara aktif merespons situasi ini dengan serangkaian tindakan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek secara bersamaan dan mempersiapkan program pemulihan yang lebih baik. Dalam rangka mendukung urgensi dalam mengembangkan kapasitas sistem kesehatan dan infrastruktur sosial, masing-masing anggota IDFC menyediakan pendanaan, dana hibah, dan peralatan untuk rumah sakit serta wilayah yang paling terdampak dan untuk mendukung pengawasan epidemiologis.

Anggota-anggota IDFC juga memutuskan langkah-langkah komprehensif dalam mengimplementasikan mandat counter-cyclical (meredam fluktuasi siklus ekonomi) mereka yang akan menyediakan pembiayaan darurat, fasilitas pembiayaan reguler, dan program jaminan dengan merealokasi pendanaan secara massif atau dengan menempatkan langkah-langkah fleksibel dengan moratoria pembayaran, pemberian masa tenggang atau peringanan suku bunga. Mereka mengusulkan solusi sistemik dengan mendukung sistem keuangan lokal untuk memastikan likuiditas perusahaan dan mempertahankan lapangan pekerjaan. Ketentuan ini tersedia untuk entitas dan sektor yang paling terdampak, seperti UMKM, transportasi, pariwisata, energi, industri, perdagangan, layanan, dan lain-lain. Selain itu, beberapa anggota telah memobilisasi pasar modal dengan menerbitkan obligasi khusus untuk mendukung intervensi dalam penanganan krisis COVID-19. Para anggota IDFC juga saling bekerja bersama untuk mengeksplorasi dan mengimplementasikan inisiatif untuk menciptakan sinergi dalam menanggapi COVID-19 dengan memanfaatkan sumber daya untuk lebih memaksimalkan dukungan terhadap negara penerima. Rincian inisiatif yang dilaksanakan hingga saat ini oleh para anggota IDFC dapat ditemukan di lampiran.

Para anggota IDFC berkomitmen untuk mengumumkan kepada publik secara berkala (lihat lampiran) dan memanfaatkan pengalaman masing-masing sehubungan dengan pemulihan dampak krisis COVID-19 yang bertujuan untuk memperkuat sistem kesehatan dan infrastruktur sosial serta mendukung pemulihan ekonomi dan keuangan yang berkelanjutan dan inklusif yang akan berkontribusi pada pengalihan arus keuangan yang seimbang.

 

Sudah saatnya bagi para anggota IDFC untuk secara kolektif meninjau skema pengembangan dan meningkatkan kerja sama.

Krisis kesehatan yang terjadi pada saat ini merupakan cerminan dari kerentanan yang kita hadapi. Hal ini mempertanyakan model pengembangan, baik itu dalam hal produksi dan konsumsi serta tantangan dalam menginternalisasi masalah lingkungan dan sosial. Hal ini merupakan faktor penting dalam mewujudkan keamanan masyarakat dengan melindungi kesehatan dan kesejahteraan mereka.

Inilah saatnya bagi kita untuk memikirkan kembali jalur pembangunan dalam mengatasi masalah ekonomi dan keuangan, kesehatan manusia, keberlangsungan kehidupan flora dan fauna, perlindungan keanekaragaman hayati dan ekosistem, perjuangan melawan perubahan iklim dan ketidaksetaraan secara keseluruhan. Inilah saatnya bagi kita untuk menata kembali gaya hidup, bekerja, dan berinvestasi untuk menjadi kegiatan yang lebih bijaksana, inklusif, dan tangguh yang diwujudkan melalui kolaborasi dan kerjasama antar pihak.

Kondisi saat ini membutuhkan upaya bersama yang dilakakukan oleh komunitas keuangan pembangunan internasional. Bank pembangunan nasional dan bank pembangunan daerah harus mendukung penuh pembangunan di daerahnya sehingga dapat mendukung upaya kolaboratif terhadap pembangunan berkelanjutan yang lebih efisien. Hal tersebut diwujudkan melalui dukungan sistem multilateral yang dapat membantu menyediakan sumber daya yang memadai dan pembangunan kapasitas.

 

IDFC dan bank pembangunan publik akan membangun koalisi baru menuju investasi pembangunan berkelanjutan di KTT Bank Pembangunan pada akhir 2020

IDFC memainkan peran utama dalam kolaborasi ini bersama dengan para mitranya, seperti Bank Pembangunan Multilateral dan Federasi Dunia Lembaga Keuangan Pembangunan (Multilateral Development Banks and the World Federation of Development Finance Institutions – WFDFI) dan asosiasi regionalnya.

Bank pembangunan publik memiliki berbagai peran dalam meredam fluktuasi siklus ekonomi untuk mengatasi krisis dan mendukung investasi dalam rangka mewujudkan model pembangunan baru yang merujuk kepada implementasi Perjanjian Paris (Paris Agreement) terkait perubahan iklim dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals – SDGs).

KTT Global Bank Pembangunan Publik yang akan diselenggarakan di Paris pada November 2020 memiliki relevansi dalam konteks ini. Ajang berkumpulnya bank pembangunan publik dari seluruh dunia untuk pertama kalinya ini akan membuka kesempatan untuk terbentuknya kolaborasi secara luas di antara anggota sehingga akan melahirkan inisiatif baru dalam menanggapi isu global.Perhelatan ini juga akan menunjukkan potensi para bank pembangunan dalam mengarahkan semua aliran keuangan untuk mewujudkan tujuan dari pembangunan berkelanjutan yang berorientasikan kepada perlindungan alam dan memperkuat ketahanan masyarakat.

Rémy Rioux, Ketua IDFC dan Badan Pembangunan Prancis (Agence Française de Développement/ French Development Agency – AFD) mengatakan: “Dalam perjuangan melawan Covid-19, IDFC berperan untuk menghimpun potensi bank pembangunan nasional terkemuka yang tidak hanya dalam membiayai sistem kesehatan dan infrastruktur, tetapi juga menangani upaya pemulihan sosial dan ekonomi secara berkelanjutan. Anggota IDFC secara bersama-sama memobilisasi kapasitas keuangan dan keahlian mereka untuk memberikan tanggapan langsung terhadap tantangan jangka pendek serta untuk mempersiapkan dunia pasca-COVID-19 yang akan membutuhkan perubahan paradigma yang telah lama ditunggu-tunggu. KTT Global Bank Pembangunan Publik yang akan diselenggarakan pada bulan November 2020 akan memberikan peluang unik untuk mendorong kontribusi kami pada Agenda 2030 dan Perjanjian Paris (Paris Agreement) dengan tujuan mengarahkan aliran keuangan ke arah investasi pembangunan berkelanjutan yang dapat melindungi kelestarian planet bumi beserta manusia di dalamnya.”

 

Tentang IDFC

International Development Finance Club (IDFC) dibentuk pada tahun 2011 dan merupakan grup terkemuka dari 26 bank pembangunan nasional dari seluruh dunia yang mayoritas aktif di pasar negara berkembang. IDFC adalah penyedia terbesar pembangunan publik dan climate finance yang beroperasi secara global, dengan aset gabungan sebesar US$4 triliun dan komitmen tahunan di atas US$ 600 miliar, termasuk US $ 150 miliar per tahun dalam hal climate finance. Anggota IDFC memiliki fungsi khusus untuk mendukung kebijakan dalam negeri dan secara bersamaan mendukung internasional untuk diimplementasikan secara domestik. Para anggota IDFC bekerja bersama secara selaras untuk mengimplementasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals – SDGs) dan agenda Perjanjian Paris (Paris Agreement) terkait perubahan iklim. Melalui IDFC dan juga melalui kemitraan erat dengan jaringan bank pembangunan lainnya, para anggotanya mempromosikan dan meningkatkan investasi pembangunan berkelanjutan di seluruh dunia. Sejak Oktober 2017, IDFC diketuai oleh Badan Pembangunan Prancis (Agence Française de Développement/ French Development Agency – AFD) dan Sekretariat IDFC bertempat di Paris, Prancis. Informasi lebih lanjut tentang IDFC, silakan kunjungi situs web kami atau ikuti kami di Twitter & Linked in:

 

Kontak Media:

IDFC: Sabrina Hadjadj Aoul – hadjadjs@afd.fr – +33 6 26 87 91 80

 

Untuk informasi selengkapnya silakan unduh Siaran Pers di sini.

Related Posts