EN ID
Press Release 19 August 2021
Share: https://ptsmi.co.id/cfind/source/thumb/images/content/cover_w20_h20_ic-share-fb.png https://ptsmi.co.id/cfind/source/thumb/images/content/cover_w20_h20_ic-share-twitter.png https://ptsmi.co.id/cfind/source/thumb/images/content/cover_w20_h20_ic-share-url.png

PT SMI Gives Stimulus of Regional PEN to NTT and NTB Provincial Government to Encourage Regional Priority Infrastructure Development

Jakarta, 19 Agustus 2021 – PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (“PT SMI”) menyetujui usulan Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (“PEN”) Daerah (“Pinjaman PEN Daerah”) Pemerintah Provinsi (“Pemprov”) Nusa Tenggara Timur senilai Rp 1 triliun dan Pemprov Nusa Tenggara Barat senilai Rp 750 miliar dalam rangka mewujudkan percepatan pemulihan ekonomi di masing-masing Provinsi. Penandatanganan perjanjian pinjaman PEN Daerah ini dilakukan secara sirkuler melalui media daring oleh Direktur Utama PT SMI – Edwin Syahruzad, bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur – Viktor Bungtilu Laiskodat dan  Gubernur Nusa Tenggara Barat – Zulkieflimansyah, pada Jumat (13/8) dan disaksikan oleh Direktur Pembiayaan dan Investasi PT SMI - Sylvi J. Gani. Usulan pinjaman PEN Daerah Pemprov Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat kepada PT SMI ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur daerah akibat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (“APBD”) masing-masing Provinsi harus di realokasi akibat pandemi. Realokasi APBD dilakukan agar dapat terus mendukung pembangunan sektor prioritas Pemprov, seperti penanganan dan pembangunan pada sektor infrastruktur jalan, jembatan, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), embung, dan infrastruktur kesehatan. Sebelumnya, PT SMI bersama Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (“DJPK”) Kementerian Keuangan (“Kemenkeu”) dan Kementerian Dalam Negeri (“Kemendagri”) Republik Indonesia telah melakukan evaluasi bersama, serta mempertimbangkan beberapa faktor risiko atas proposal permohonan yang diajukan oleh masing-masing Pemprov. Pinjaman yang telah disetujui kemudian disalurkan kepada Pemprov oleh PT SMI sebagai Special Mission Vehicle (“SMV”) Kemenkeu dengan menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Direktur Utama PT SMI, Edwin Syahruzad, dalam sambutannya menyatakan, “penandatanganan perjanjian pinjaman PEN ini merupakan salah satu bentuk langkah responsif dan dukungan Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan, atas dampak dari pandemi Covid-19 yang sangat mempengaruhi perekonomian di daerah. PT SMI sebagai Special Mission Vehicle (SMV) di bawah koordinasi Kemenkeu, yang berperan dalam menyalurkan fasilitas pinjaman PEN Daerah ini akan terus melakukan upaya terbaik, serta senantiasa melakukan pemantauan atas penyaluran dana pinjaman PEN agar dapat mencapai tujuan yang diharapkan secara optimal, sehingga mampu memberikan manfaat sosial dan ekonomi yang tinggi bagi masyarakat di Provinsi NTT dan NTB”. Kedua Pemprov mengapresiasi persetujuan pinjaman yang diberikan oleh PT SMI. Dukungan pinjaman PEN Daerah akan digunakan seoptimal mungkin untuk meneruskan pembangunan infrastruktur yang tertunda. Program PEN sendiri diluncurkan sebagai stimulus untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional. PT SMI berharap, dengan selalu menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), transparansi, dan akuntabilitas dalam implementasinya, dukungan fasilitas pinjaman PEN Daerah ini mampu menggerakkan kembali roda perekonomian di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Provinsi Nusa Tenggara Barat.   -selesai-   Tentang PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (“PT SMI”) yang didirikan pada tanggal 26 Februari 2009 adalah Badan Usaha Milik Negera di bawah koordinasi Kementerian Keuangan yang berbentuk Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB). PT SMI berperan dan memiliki mandat sebagai katalis percepatan pembangunan nasional. PT SMI memiliki berbagai fungsi dan produk/fitur unik untuk mendukung percepatan pembangunan infrasruktur yang tidak hanya berfungsi sebagai pembiayaan infrastruktur tetapi juga sebagai enabler melalui pelaksanaan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yang mengikutsertakan berbagai institusi keuangan baik swasta maupun multilateral. PT SMI aktif mendukung pelaksanaan KPBU dan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di daerah melalui produk pinjaman daerah. PT SMI memiliki tiga pilar bisnis yaitu (1) Pembiayaan dan Investasi, yaitu pembiayaan terhadap proyek-proyek infrastruktur, (2) Jasa Konsultasi yaitu solusi atas kebutuhan tenaga professional dan ahli di bidang infrastruktur serta (3) Pengembangan Proyek yaitu membantu Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) untuk menyiapkan proyek infrastruktur.   Informasi lebih lanjut: Ramona Harimurti Head of Corporate Secretary Dian Rufal Head of Communications PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Tel: +6221 8082 5288 Fax.: +6221 8082 5258 Email: corporatesecretary@ptsmi.co.id www.ptsmi.co.id Back to News

Other Press Release