EN ID

Sejarah PT SMI

  

2018

  • Penerbitan Green Bond (bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Green Bond) Tranche I senilai Rp3 triliun.

  • Pelaksanaan Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk sebesar Rp3 triliun, dengan nilai emisi Rp1 triliun Tranche I.

  • Peluncuran StepUp MMQ Musyarakah Mutanaqisah , (a harga berjenjang pembagian keuntungan secara pembiayaan)

  • Fasilitas Lindung Nilai Syariah; memitigasi risiko fluktuasi pasar pada kegiatan usaha syariah bekerja sama dengan Maybank yang pertama di Indonesia.

  • Takeout Financing Facility, skema pembiayaan dimana PT SMI memiliki komitmen untuk mengambil alih sisa nilai pembiayaan dari suatu proyek yang sebelumnya dibiayai oleh kreditur lain.

  • Peluncuran Fasilitas Pembiayaan Takeout, memungkinkan PT SMI untuk masuk dan menggantikan (atau) mengambil alih perusahaan yang awalnya mendanai proyek tersebut.

2017

  • Pembentukan Unit Usaha Syariah untuk mengakomodir kebutuhan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah.

  • Ikut serta dalam pembiayaan sindikasi syariah terbesar di sektor kelistrikan

  • Penandatanganan proyek KPBU pertama dengan skema availability payment (AP) Palapa Ring Paket Timur.

  • Tuan rumah bersama dengan Kementerian Keuangan di “Forum Investasi Berdaulat Negara Anggota IDB ke-3”.

  • Penerbitan obligasi terbesar Berkelanjutan II dalam satu kali pemesanan sebesar Rp 7 triliun.

  • Tercapainya Financial Close pendanaan LRT Jabodebek dan minat yang kuat dari perbankan nasional dan internasional dalam sindikasi pembiayaan.

  • Tercapainya partisipasi Swasta dalam pembiayaan sindikasi proyek jalan tol Trans Sumatera jalur Bakauheni-Terbanggi Besar melalui fasilitas Cash Deficiency Support (CDS) sebesar Rp 7,5 triliun.

  • Pembiayaan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa Merauke.

  • Skema Pembiayaan Investasi Anggaran Non Pemerintah (PINA) di saham Waskita Toll Road.

2016

  • Peringkat Perusahaan meningkat menjadi status AAA, dan Fitch meningkatkan outlook Perusahaan dari stabil menjadi positif.

  • Perusahaan diakreditasi oleh Green Climate Fund (GCF), sebagai satu-satunya negara yang pertama di Asia Tenggara yang mendapat akreditasi.

  • Persiapan aktif pada proyek KPBU Jaringan Fiber Optik Palapa Ring Barat.

  • Penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Tahun 2016 sebesar Rp5 triliun.

  • Peluncuran Cash Deficiency Support (CDS), produk baru yang diimplementasikan untuk pembiayaan proyek Trans Tol Sumatera Palembang- Jalur Indralaya dengan tenor 25 tahun.

  • Penandatanganan proyek pertama KPBU dengan dukungan VGF oleh Pemerintah (SPAM Umbulan ).

2015

  • Memperoleh izin perluasan sektor keuangan dari OJK.

  • Memperoleh aset senilai 18,3 triliun Rupiah dari PIP untuk memperkuat permodalan Perseroan.

  • Kerjasama dengan AFD untuk pengembangan sektor energi terbarukan dan perubahan iklim.

  • Pembiayaan Jalan Tol Sumatera Trans Medan- Jalur Binjai dengan tenor yang luas (25 tahun) dan masa tenggang 15 tahun.

2014

The Umbulan Proyek mendapat anugerah "Keuangan Proyek of The Year" pada event bergengsi di Infrastruktur Global Leadership Forum ke-7 di New York, Amerika Serikat. Dan penerbitan obligasi pertama Perseroan senilai Rp1 triliun dengan peringkat idAA + dari Pefindo , pada tahun yang sama.

2013

Bursa Efek Indonesia mengumumkan peresmian indeks infrastruktur SMinfra18. Juga, peningkatan Peringkat Nasional Jangka Panjang Perusahaan menjadi 'AA+( idn )' dengan Outlook Stabil dan menerbitkan (BBB-/Stabil) peringkat internasional oleh The Fitch Ratings.

2012

Ekspansi bisnis PT SMI dan peluncuran pilar ketiga perusahaan, Advisory, pembiayaan infrastruktur untuk proyek tol Cikampek-Palimanan , peringkat "AA" oleh PT Fitch Ratings Indonesia untuk Perusahaan dengan Outlook Stabil.

2011

Ditunjuk Kementerian Keuangan untuk memfasilitasi dua proyek KPBU berupa proyek KA Bandara Soekarno-Hatta dan proyek Air Minum Umbulan .

2010

Anak perusahaan PT SMI, PT IIF, berhasil diluncurkan sebagai joint venture dengan ADB, IFC dan DEG dengan tambahan modal pemerintah sebesar Rp 1 triliun.

2009

Di bawah naungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (“PT SMI”) ditetapkan menjadi penggerak pilihan percepatan pembangunan Indonesia yang berkelanjutan guna mewujudkan bangsa yang layak huni, produktif, dan inklusif.